/**kotak iklan**/.kotak_iklan{text-align:center;}.kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align:center;border: 1px solid #ddd;}.kotak_iklan img:hover {border: 1px solid#333}

Monday, November 7, 2016

Bola Gebok Versi 2 - Berolahraga Sambil Bermain

Artikel saya kali ini akan membahas tentang permainan Bola Gebok Versi 2, yang merupakan permainan lanjutan dari postingan saya sebelumnya.

Pada tahap awal siapkan terlebih dahulu 4 buah bola voli yang dipompa agak lunak, serbuk kapur yang berguna untuk menambahkan garis lapangan dan lapangan yang kita buat seperti pada gambar dibawah ini:

Cara bermainnya sangat mudah hampir sama dengan Bola Gebok Versi 1 tetapi yang membedakan disini adalah pemainnya dibagi 4 tim yang sama dan masing-masing tim memegang bola, perhatikan gambar arah panah diatas, misal pemain Tim A melakukan gebokan kepemain Tim C maka pemain tersebut dianggap mati dan harus berpindah tempat menjadi bagian pemain Tim A. Dan misalkan pemain Tim B melakukan gebokan kepemain Tim D, maka pemain tersebut dianggap mati dan harus berpindah tempat untuk menjadi bagian pemain Tim B.
Serta saat melakukan gebokan boleh langsung bersamaan. Begitu seterusnya permainan ini dan yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan gebokan kaki tidak boleh menginjak garis, serta jika mengambil bola yang keluar lapangan diperbolehkan menginjak garis batas lapangan.
Untuk jumlah pemain fleksibel, semakin banyak pemainnya semakin seru dan lama permainnya juga fleksibel, sesuaikan saja. Tetapi idealnya permainan ini digunakan sebagai pemanasan dinamis sebelum pembelajaran dimulai. Sedangkan untuk pemenang adalah tim yang terhitung paling banyak pemainnya diakhir waktu permainan yang telah ditentukan.
VIDEO BOLA GEBOK VERSI-2

Permainan ini sangat sederhana, jadi mudah untuk dilakukan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua pembaca, terlebih lagi bagi anak didik kita.



Oleh :
Ferri Kurniawan
Guru Olahraga

Sekolah Djuwita Nasional Plus


Tuesday, November 1, 2016

Robohkan Kerucutku Kau Jawab Tebakanku - Berolahraga Sambil Bermain

Seorang teman sempat memberikan kritik kepada saya, katanya permainannya kok monoton, selalu ada gebokkannya dan sentuhannya. Maka ada dua jawaban dari saya yaitu pertama karena saya cinta dengan permainan tradisional Gobak Sodor dan Kasti, yang identik dengan sentuhan dan gebokkan. Serta yang kedua adalah saya juga sangat mencintai siswa saya yang sebagian besar tidak suka pelajaran olahraga karena takut kulitnya menjadi hitam, makanya saya harus memutar otak agar siswa saya ikut berolahraga dan salah satu langkahnya ya dengan berolahraga sambil bermain. Dengan begitu semua siswa saya jadi aktif ikut berolahraga. Yang terpenting terus berkarya dan ada manfaatnya bagi anak didik saya khususnya dan bagi semua pembaca pada umumnya.
Permainan kali ini saya beri nama “Robohkan Kerucutku Kau Jawab Tebakanku”, dan permainan ini menyenangkan karena siswa tertantang untuk berusaha menjatuhkan kerucutnya dan akan berusaha menjawab berbagai tebakan yang sudah tersedia. Mereka akan berusaha keras memenangkan permainnya. Serta permainan-permainan yang saya sajikan bisa dipakai semua jenjang dan bisa dipakai sebagai langkah pemanasan dinamis.

Pada tahap awal kita siapkan terlebih dahulu kerucut sebanyak 20 buah, bola kasti 4 buah dan serbuk kapur sebagai tambahan garis lapangan, serta siapkan pena dan beberapa (20 tebakan) yang kira-kira lucu dan membuat pemain berpikir sejenak (tebakan bisa dikaitkan dengan pelajaran lain). Kemudian bentuk dulu 2 tim yaitu Tim A dan Tim B yang masing-masing beranggotakan 8 pemain (flesibel), serta informasikan waktu permainan adalah 2 x 15 menit. Dan untuk gambaran permainannya bisa dilihat pada gambar lapangan dibawah ini :

Cara bermainnya adalah misal pemain 1 Tim A bergerak keluar rumah kemudian merobohkan kerucut, kemudian bergerak menuliskan jawaban tebakan yang sudah disediakan diarea menjawab tebakan, dan kemudian langsung kembali kerumah. Dan misal pemain 2 Tim A bergerak keluar rumah lalu merobohkan kerucut, kemudian beristirahat sejenak diarea istirahat, lalu bergerak lagi menuju area menjawab tebakan untuk menuliskan jawaban, kemudian membebaskan temannya diarea penjara, dan selanjutnya bergerak kembali kerumah. Serta pemain 3 Tim A bergerak keluar rumah kemudian membebaskan temannya yang dipenjara, kemudian merobohkan kerucut, lalu bergerak kearea menjawab tebakan untuk menjawab tebakan yang sudah tersedia, kemudian kembali kerumah.
Catatan penting bagi Tim A, ketika merobohkan kerucut, masuk area istirahat, membebaskan temannya yang dipenjara dan menjawab tebakan, tidak boleh terkena sentuhan dan gebokan lawan, jika terkena maka dianggap mati dan harus masuk area penjara. Serta pemain yang terbebas dari area penjara harus kembali kerumah terlebih dahulu sebelum ikut bermain. Hal penting lagi 1 pemain hanya boleh merobohkan 1 kerucut dan pemain yang mampu merobohkan kerucut yang boleh menulis jawaban tebakan.
Sedangkan tugas dari pemain Tim B adalah 1 pemain yang berada digaris kuning rumah dan 1 pemain digaris area menjawab tebakan, serta 2 pemain sepanjang garis kuning diarea istirahat bertugas sebagai pemain yang melakukan sentuhan. Dan 2 pemain diarea penggebok 1 dan 2 pemain lagi berada diarea penggebok 2 bertugas sebagai pemain yang mematikan lawan dengan cara melakukan gebokan/lemparan dengan bola yang perkenaannya pada anggota badan mulai bahu sampai kebawah.
Catatan penting bagi Tim B, ketika melakukan sentuhan dan gebokan tidak boleh salah satu atau semua kakinya melewati garis batas, jika ini dilakukan maka hasil usahanya mematikan lawan dianggap tidak sah. Dan khusus pemain penggebok hanya boleh melewati garis batas dengan tujuan mengambil bola yang menggelinding ketengah lapangan.
Untuk pergantian permainan, jika sebelum habis waktu Tim A berhasil menjawab semua tebakan yang disediakan dan sebelum habis waktu Tim B mampu memenjarakan semua pemain Tim A. Dan pemenang adalah tim yang mampu menjawab semua tebakan sebelum habis waktu (skor dihitung jawaban yang benar), tim yang mampu memenjarakan semua lawannya sebelum habis waktu (skor dihitung berapa pemain yang dipenjarakan) dan tim yang mengumpulkan skor tertinggi disaat waktu permainan habis.
Nah, setelah membaca artikel saya ini beranikah bapak/ibu guru olahraga untuk menguji cobakannya? Serta saya tunggu kritik dan sarannya, semoga bermanfaat bagi kita semua.


Oleh :
Ferri Kurniawan
Guru Penjaskes
Sekolah Djuwita Nasional Plus